MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK KONSENTRATIF MELALUI METODE LISTENING TEAM PADA SISWA KELAS VI

Wiwik Retno Astuti

Sari


sss activities are very necessary in learning. This relates to the quality of students in understanding the voices they have heard. This study aims to describe the procedure of implementing learning using the listening teams method to improve the concentration of listening skills, the quality of the improvement and the constraints obtained. This class action research uses the Kurt Lewin model. As for every cycle, namely planning, acting, observing, reflecting. The results of this study are that there is an increase in listening ability based on six predetermined indicators. Nevertheless there is still one indicator that has not been met, namely the ability of students to convey back through writing coherently from the results of listening. This research uses two cycles. Cycle 1 requires continuation because there are still a number of students who have not been able to meet the quality of the six indicators. In addition there are obstacles that require a solution so that it does not repeat itself during the second cycle or in other similar studies. In cycle II there are indeed obstacles as in cycle I. The difference is that the constraints in cycle II tend to be lighter and do not require in-depth solutions. In cycle 2, although not 100% of students get good quality but this is enough because to assess the quality of students' understanding in listening through writing it would be better to study further in other studies.

 

Keywords: Consentrative Listening; Listening Team; SDN I Sukorejo


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdulsyani. (1994). Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Bumi Aksara.

Ahmad. (2007). Strategi Belajar Mengajar & Micro Teaching. Ciputat Press.

Al Amien, J., Sunanto, Mualfah, D., Baidarus, Fuad, E., Wenando, F. A., & Soni. (2018). Pelatihan Pengutipan dan Cara Menghindari Tindakan Plagiat bagi Guru SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI, 2, 40–43.

Astuti, W. R. (2016). Dokumen Penelitian.

Aziez, & Alwasilah. (1996). Pengajaran Bahasa Komunikatif: Teori dan Praktek. Remaja Rosdakarya.

Darmawan, A. (2001). Penelitian dan Pengajaran Bahasa dan Sastra. BPFE.

Dewi, E. S. (22017). Model Pembelajaran SAVI pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Materi Menemukan Gagasan Utama di MI Darwata Glempang Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap [Skripsi yang Tidak Diterbitkan]. IAIN Purwokerto.

Hamruni. (2012). Strategi Pembelajaran. Insan Madani.

Hart, G. (2011). Online Help for Tech Writers [Informasi]. Tech Whirl. https://techwhirl.com

Hijriyah, U. (2016). Menyimak Stategi dan Implikasinya Dalam Kemahiran Berbahasa (1 ed.). PusatPenelitiandanPengabdianMasyarakatIAIN.

Kadir, A. (2003). Pengenalan Sistem Informasi. Andi.

Kamidjan. (2001). Teori Menyimak. FBS UNESA.

Khotimah, A. H., Djuanda, D., & Kurnia, D. (2016). Keterampilan Membaca Cepat dalam Menemukan Gagasan Utama. Jurnal Pena Ilmiah, 1(1), 341–450.

Khotimah, K., Sumiyati, & Nurjannah. (2017). Pengaruh Teknik Pembelajaran Listening Team terhadap Hasil Belajar IPS Siswa. Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e- Saintika, 1(1), 1–10.

Lewin, K. (1990). Research and Action Minority Problem. Deakin University.

Putri, W. T. A. P. (2013). Penggunaan Media Film Kartun untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Cerita di Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru, 1(2).

Rahman, Widya, R., & Yusgafiati, R. (2019). Menyimak dan berbicara: Teori dan praktik/ (Pertama). ALQAPRINT JATINANGO.

Rimm, S. (2003). Mendidikan dan Menerapkan Disiplin pada Anak Prasekolah. Gramedia.

Subyantoro, & Hartono, B. (2003). Pengembangan Kemampuan Berbasaha (Pembelajaran Keterampilan Mendengarkan, Berbicara, Membaca dan Menulis). Pelatihan Teintegrasi Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi.

Suprijono, A. (2014). Cooperative Learning. Pustaka Pelajar.

Susanti, W. (2016). PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA ANAK MELALUI PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI. 5(9).

Sutanta, E. (2003). Sistem Informasi Manajemen. Graha Ilmu.

Sutari, I. K. Y. (1998). Menyimak. Depdikbud.

Tarigan, I. P. (2016). Pengembangan Modul Dasar Tata Rias Berbasis Metakognisi di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Universitas Negeri Medan [Universitas Negeri Medan]. digilib. unimed.ac.id

Tjipto, F. (167M). Total Quality Management. Andi Offset.

Wibowo, M. A. (2016). PENERAPAN STRATEGI DIRECTED LISTENING THINKING APPROACH(DLTA) DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAKPADA SISWA SEKOLAH DASAR. 20(1). https://journal.uny.ac.id/index.php/cope/article/viewFile/10793/8122

Umam, M. K. (2019). Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Manajemen Peserta Didik. Al-Hikmah: Jurnal Kependidikan Dan Syariah, 6(2), 62-76.

Umam, M. K. (2019). Penggunaan metode Jaritmatika dalam meningkatkan motivasi belajar. Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), 45-68.

Umam, M. K. (2020). PARADIGMA SIMTOMA JIWA SEBAGAI METODE MEMAHAMI KOGNISI PESERTA DIDIK. Aṭfᾱl: Scientific Journal of Early Childhood Education, 1(1).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
A HIKMAH by STAIBA purwoasri Kediri is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.staiba.ac.id/index.php/alhikmah

Indexed By :



Flag Counter